Langsung ke konten utama

Understanding Sex, Sexual, and Sexuality

Sex/jenis kelamin adalah perbedaan bentuk, sifat, dan fungsi biologis antara perempuan dan laki-laki.

Sexual/seksual merupakan kata sifat, contohnya: sexual orientation. Sexual berkaitan dengan aktivitas seksual, contohnya kissing, touching, etc.

Sexuality/seksualitas mengacu pada ekspresi keseluruhan individu sebagai manusia, bersifat individual, perilaku dalam mengekspresikan ketertarikan secara seksual. Sexuality itu begitu luas dari dua bahasan tadi.

"Sexuality is diverse and personal"

Ruang lingkup Sexuality itu banyak, tapi akan aku bahas 3 yaitu:

1. Gender expression, cara seseorang menunjukkan gendernya berkaitan dengan penampilan, nama, penyebutan (pronounces), perilaku sosial.

2. Gender identity, Identitas gender, tidak berkaitan dengan biologis.

3. Sexual orientation, ketertarikan emosional dan seksual pada orang lain.

Banyaknya kasus yg terjadi pada kelompok LGBTQIA+ karena beberapa faktor:

1. Heterosexism

2. Biprejudice

3. Transprejudice

4. Heterosexual privilege

How to response to this diversity?

If you support:

- Stay informed, ask questions

- Support equality

- Be honest

- Talk in an open, non-judgemental way

If you do not support, JUST DO NOT SPREAD HATE! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Esai: Perspektif Santri Terhadap Isu Kekerasan Seksual Berbasis Gender Online Pada Masa Pandemi

Santri sebagai agen penerus bangsa sekaligus pendakwah yang membawa ilmu-ilmu pengetahuan khususnya ilmu agama dalam hidupnya ditugaskan untuk selalu menyebarkan syariat Islam kepada semua insan. Selain itu, seorang santri hendaknya juga menyebar kebaikan, perhatian, dan kasih sanyangnya kepada para korban kekerasan dan pelecehan seksual. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa berjihad menegakkan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan merupakan esensi dalam ajaran Islam. Bila kita kaitkan dengan cita-cita kemerdekaan NKRI, negara kita belum merdeka secara penuh. Secara yuridis negara kita sudah merdeka namun dalam prakteknya negara kita masih belum merdeka. Misalnya yang saat ini menjadi headline dalam setiap berita adalah  terjadinya kasus-kasus kekerasan dan pelecahan seksual.  Faktanya mayoritas korban dan penyintas kekerasan dan pelecehan seksual adalah pada perempuan, namun pada hakikatnya hal ini bisa terjadi kepada siapa saja. Kasus-kasus kekerasan ini sudah ada dari zaman da...

Gender dalam Islam

Gender memiliki berbagai macam makna, gender dapat dimaknai dari beberapa aspek yaitu dari segi fenomena atau kontruksi sosial, suatu persoalan, perspektif, alat analisis, dan sebuah gerakan kesadaran. Gender dan jenis kelamin selalu dikaitkan dengan hal yang sama, namun pada hakikatnya kedua hal ini sangatlah berbeda. Kita dapat mengidentifikasi perbedaan gender dengan jenis kelamin atau seks melalui table berikut ini: Laki-laki G/S Perempuan G/S Jakun S Vagina S Penis S Menyusui S Kuat G Hamil S Rasional G Lembut G Pemimpin G Perasaan G Warisan double G Cerewet G Gagah G Dilindungi G   Dari table di atas kita dapat membedakan perbedaan gender dan jenis ke...

Esai: Patriarki Dalam Kekerasan Berpacaran

  Data dari Simfoni PPA tahun 2016 menyebutkan bahwa dari 10.847 pelaku kekerasan sebanyak 2.090 pelaku kekerasan adalah pacar/teman.  Kebanyakan yang menjadi korban kekerasan adalah perempuan yang usianya di atas 15 tahun. Ini dibuktikan dengan data dari  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) diketahui sebanyak 33,4% perempuan usia 15-64 tahun telah mengalami kekerasan fisik dan/atau kekerasan seksual selama hidupnya, dengan jumlah kekerasan fisik sebanyak 18,1% dan kekerasan seksual 24,2%. Tingginya kasus kekerasan ini menjadi perhatian yang besar bagi masyarakat, apalagi minimnya edukasi seksual di Indonesia. Karena, edukasi ini masih dianggap ‘tabu’ oleh sebagian masyarakat, dan masih adanya pemahaman  patriarki dalam kehidupan sehari-hari.  Kekerasan terhadap perempuan merupakan wujud dari kekuasaan kaum laki-laki yang terbentuk karena adanya historis budaya patriarki yang mengakibatkan diskriminasi dan dominasi terhadap perem...